Relevansi kehidupan, secara faktual tentunya banyak sekali hal yang harus diantisipasi dan dilakukan dengan kondisi serba ketidakpastian ini, karena itulah kita dituntut melakukan perencanaan yang benar untuk meminimalisir kekeliruan yang terjadi. Namun, kebanyakan dari kita terlalu sibuk dengan ritme aktivitas keseharian sehingga kurang meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar yang semestinya harus diketahui semasa hidup dan salah satunya adalah menggali dan memahami istilah-istilah dalam kredit pemilikan rumah (KPR).

Pemahaman yang baik untuk istilah-istilah KPR bagi seseorang yang mengambil kredit rumah sangatlah penting, baik yang memang memiliki dana lebih maupun terbatas, perlu mengetahui wawasan tentang KPR, karena meskipun memiliki dana lebih tanpa pengetahuan dan perencanaan keuangan, dapat membuat kekayaan menjadi terkikis, sedangkan bagi yang memiliki dana terbatas tanpa pengetahuan dan perencanaan, dapat membuat kekayaan tidak mengalami pertumbuhan atau justru menjadi terjebak dalam pusaran arus hutang.

Berikut informasi seputar istilah-istilah dalam kredit pemilikan rumah (KPR) yang perlu diketahui bagi calon debitur  yaitu:

  1. Mortgage (Kredit Pemilikan Rumah / KPR)

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau juga dikenal dengan istilah mortgage merupakan suatu sistem pembelian  rumah (hunian) dengan memanfaatkan dana pinjaman dari penyedia jasa kredit (bank) yang prosentasenya bisa mencapai 80% dari harga rumah.

  • Booking Fee (Biaya Pemesanan)

Booking Fee adalah merupakan nominal dana yang perlu dibayarkan kepada pihak developer sebagai jaminan pengikat dan bukti bahwa nasabah berminat dan serius ingin membeli rumah. Booking fee ini akan mengurangi beban uang muka (down payment).

  • Down Payment (Uang Muka)

Down payment (uang muka) adalah sejumlah dana yang diserahkan kepada pihak developer sebagai pembayaran realisasi tahap awal sebelum angsuran atas KPR berjalan, dimana uang muka saat ini yang ditetapkan oleh Bank Indonesia berkisar 20 % hingga 30%, karena bank tidak mengcover pinjaman kepada calon debitur seratus persen dari total harga rumah yang akan dibelinya, melainkan hanya berkisar 75% hingga 85% saja yang diberikan oleh pihak kreditur.

  • Application Form (Formulir Aplikasi)

Application Form (Formulir Aplikasi) adalah berkas lampiran dengan format isian data-data yang harus dilengkapi saat pengajuan KPR. Adapun pengisian data dalam formulir ini harus detail dan relevan dengan kondisi calon debitur, seperti: data diri, pekerjaan, pendapatan (gaji) dan lain sebagaimana sebagai bahan pertimbangan bagi pihak kreditur.

  • Appraisal (Penilaian)

Appraisal (penilaian)adalah merupakan proses penaksiran harga rumah yang dilakukan melalui survey lokasi pada tahap awalnya terhadap rumah yang akan dibeli dan dilaksanakan sebagai validitas data bagi pertimbangan untuk mengukur kemampuan kredit calon debitur. Hal ini dilakukan oleh pihak bank untuk menilai kesesuaian pagu harga kredit yang diajukan oleh calon debitur dan harga rumah tersebut akan berpengaruh terhadap jumlah KPR yang akan disetujui pihak bank selaku kreditur.

  • BI Checking (Pemeriksaan Bank Indonesia)

BI checking merupakan proses analisis rekam jejak terhadap reputasi dan kondisi keuangan calon debitur oleh pihak bank tempat mengajukan KPR, dimana proses ini menjadi penilaian berdasarkan data laporan keuangan yang tersedia dan terpusat di Bank Indonesia (BI). Apabila calon debitur memiliki hutang yang belum terbayarkan atau menunggak maka hal ini akan terbaca pada data base bank.

  • Collateral (Agunan)

Collateral (agunan) adalah jaminan berupa barang berharga atau aset yang harus dititipkan calon nasabah (debitur) kepada pihak kreditur selaku pemberi pinjaman. Pada KPR, aset yang dijadikan agunan ialah rumah.

  • Loan to Maturity (Tenor KPR/pinjaman hingga jatuh tempo)

Loan to maturity (tenor KPR) merupakan jangka waktu yang berhubungan dengan masa pelunasan cicilan yang telah ditetapkan dalam akad KPR, dan nominal angsurannya dapat disesuaikan dengan kemampuan dari calon nasabah sebagai debitur dengan tenor maksimal sesuai aturan pemerintah adalah 20 tahun.

  1. Transfer of Title (Balik Nama)

Transfer of Title  atau dikenal dengan istilah Balik Nama adalah mengganti nama pemilik lama selaku pihak penjual yang tertera di dalam sertifikat hak milik dengan pemilik baru (pembeli). Proses balik nama tersebut dilakukan di kantor pertanahan setempat di mana tanah dan rumah tersebut berlokasi.

  • Deed of Sale & Purchase (Akta Jual Beli / AJB)

Deed of Sale & Purchase (akta jual beli) merupakan dokumen bukti peralihan hak atas tanah dan bangunan dari penjual kepada pembeli. Dokumen ini secara hukum keabsahannya telah sah karena dibuat oleh notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang telah ditunjuk dan dipercayakan oleh pihak developer atau bank sebagai mitra kerja.

  • Mortgage Costs (Biaya KPR)

Mortgage Costs (biaya KPR) merupakan biaya yang harus dibayarkan sebagai pendamping dari biaya uang muka dan angsuran KPR. Bagi calon debitur yang melakukan pembelian rumah secara kredit, pihak yang terkait sebagai vendor tidak hanya bank dan develover saja, namun ada instansi yang ikut andil, seperti notaris sebagai pembuat akta tanah, badan pertanahan nasional (BPN) sebagai penerbit sertifikat, dispenda sebagai penerima pajak, serta pihak asuransi yang berperan sebagai penjamin resiko terhadap nilai angsuran ketika hal-hal yang  tidak terduga sepeti debitur terkena musibah, maka ahli waris terkait tidak dibebankan untuk menanggung kewajibannya.

  • Transfer Debtors (Alih Debitur)

Transfer Debtors atau alih debitur  adalah merupakan suatu kondisi dalam hal pengambilan keputusan sadar untuk melunasi angsuran kredit pemilikan rumah dengan cara menjual rumah yang dibelinya melalui fasilitas KPR dengan pengalihan angsuran dimana yang melanjutkan cicilan KPR tersebut adalah orang yang berniat membeli rumahnya.

Demikianlah istilah-istilah dalam kredit pemilikan rumah (KPR) yang perlu diketahui oleh calon debitur sehingga dapat mewujudkan rencana membeli rumah tanpa was-was.

Categories: Info Shafwah

Shafwah Royal Property

Shafwah Royal Property

Pengembang Ruko & Perumahan Subsidi/Non Subsidi ยท Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Pelaihari, Ponorogo dan Kupang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *